Cara Ternak Jangkrik Lengkap Dengan Cara Pembibitian Dan Pemeliharaan Yang Mudah

Posted on

Cara Ternak Jangkrik Lengkap

Cara Ternak JangkrikTernak Jangkrik – Spesies dari hewan ini sangatlah banyak bahkan ditemukan lebih dari seribu jenis spesies yang hidup dialam bebas, namun di negara indonesia ini paling tidak sudah mengenal sekitar 100 an jenis / spesies dari hewan jangkrik

Baca Juga : Cara Ternak Ulat Jerman

walaupun keberadaan populasinya belum dapat dipetakan dengan pasti. Dan diantara ratusan spesies jangkrik di indonesia, jenis yang paling populer untuk dibudidayakan sebagai pakan ternak adalah Gryllus testaclus dan Gryllus mitratus.

Bagi kalian yang mungkin tertarik untuk mencoba melakukan budidaya jangkrik, dibawah ini adalah beberapa tahapan dalam melaksanakannya antara lain sebagai berikut.

Cara Lengkap Beternak Jangkrik

Mempersiapkan kandang jangkrik

Cara Ternak Jangkrik

Langkah awal yang harus kalian lakukan adalah mempersiapkan sebuah atau beberapa kandang yang nantinya akan digunakan sebagai tempat membudidayakan jangkrik.

Anda bisa membuat kandang jangkrik mulai dari kayu papan, papan triplek, ataupun dari kawat ayakan atau kawat kasa.

Untuk ukuran bisa disesuaikan dengan lokasi tempat membudidayakan jangkrik, atau bisa juga mengunakan menggunakan ukuran standard box berkaki dengan dimensi panjang x lebar x tinggi masing masing 100 x 50 x 60, dan ketinggian box dari permukaan tanah sekitar 40 – 50 cm.

Baca Juga : Cara Ternak Ulat Hongkong

Didalam box tersebut pada bagian tepian sudutnya harus diberikan lem kaca atau lem lain yang bisa digunakan menutup celah karena jangkrik yang baru saja menetas ukurannya sangatlah kecil.

Jangan lupa melapisi setengah dinding box bagian dalam menggunakan isolasi plastik agar jangkrik tidak dapat merayap keatas dinding.

Mempersiapkan bibit jangkrik

Untuk mencari bibit indukan jangrik yang paling bagus adalah dengan jalan menangkapnya di alam liar, atau bila kalian merasakan kesulitan dalam mencarinya kalian bisa membelinya di toko penjual pakan ternak yang menjual jangkrik untuk betinanya

sedangkan yang jantannya cobalah mencarinya di alam bebas karena jangkrik asli dari alam liar lebih agresif ketimbang hasil keturunan ternak. Ingat jangkrik yang kami sebutkan diawal adalah jenis spesies yang populer dan mudah untuk dibudidayakan.

Ciri calon induk jangkrik yang bagus

Cara Ternak Jangkrik

  • Memiliki antena atau sungut yang masuh panjang, tidak patah atau putus serta keseluruhan dari anggota tubuhnya masih lengkap, berwarna mengkilap dan lincah atau gesit.
  • Ciri indukan jantan adalah bentuk sayapnya yang bergelombang, tidak simetris mirip dengan corak batik, sedangkan sayap indukan betina berbentuk simetris dan memiliki ovipositor di bagian ekor ( ekornya ada 3 helai sungut ).
  • Jangan memilih indukan yang jika dipegang mengeluarkan sebuah cairan kental baik dari mulut ataupun duburnya.

Memulai beternak jangkrik

Untuk bisa efektif dalam beternak jangkrik anda harus benar benar memperhatikan suhu kelembaban ruangan serta menjauhkan kandang jangkrik dari hewan pengganggu seperti semut,tikus, kecoa, laba laba dan lain sebagainya.

Bila musim kemarau tiba anda bisa menyemprot lantai menggunakan sprayer ataupun menutup bagian atas kandang dengan menggunakan karung goni basah.

Termasuk juga perhatikan suplay makanan bagi si jangkrik karena hewan ini termasuk hewan kanibal yang akan memangsa sesamanya bila mereka kelaparan.

Mengawinkan indukan jangkrik

Untuk mengawinkan indukan jangkrik ini sebaiknya tidak dilakukan didalam kandang pembesaran yang telah dibuat diatas, melainkan menggunakan tempat lain yang didesain mirip dengan alam liar bisa mengisi kandang tersebut dengan menggunakan dedaunan kering

serutan kayu atau bila perlu oleskan tanah liat pada bagian dinding, hal ini gunanya agar jangkrik merasa nyaman. Pastikan antara pejantan dan betina berasal dari spesies yang sama, bila berbeda spesies maka mereka tidak akan mau kawin.

Tebarkan didalam kotak perkawinan tersebut dengan perbandingan antara pejantan dan betinanya adalah 2:10. Siapkan bak pasir didalamnya yang nantinya berfungsi sebagai tempat bertelur para jangkrik betina yang berhasil dibuahi.

Baca Juga : Cara Ternak Rayap Dengan Mudah

Pastikan suplay makanan selama masa perkawinan tidak kekurangan, gunakan sayuran hijau sebagai asupan makanan yang bergizi bagi si jangkrik seperti sawi, kubis, kangkung, daun pepaya atau daun bayam.

Setiap hari pastikan anda membuang sisa makanan yang tidak habis agar nanti tidak membusuk didalam kandang dan mengganggu kesehatan si jangkrik.

Sebagian para peternak jangkrik mengatakan agar telur yang dihasilkan banyak, mereka memberikan suplay makanan tambahan berupa tepung ikan, bekatul hingga kuning telur

Namun entah hal itu efektif atau tidak karena masih belum ada hasil uji dan hanya berdasarkan dari pengalaman mereka yang telah lama menggeluti usaha ini.

penetasan telur jangkrik

Pisahkan telur telur yang telah dikeluarkan oleh indukan betina didalam bak pasir kedalam kandang pembesaran agar nantinya tidak dimakan kembali oleh si induk, telur jangkrik ini nantinya akan menetas pada usia 7 hingga 10 hari dihitung semenjak masa perkawinan.

Telur yang sudah dibuahi warnanya yang semula bening akan menjadi lebih keruh kecoklatan, dan setelah 4 hingga 6 hari telur telur ini akan menetas.

Selama penetasan kelembaban suhu didalam kandang harus selalu diperhatikan baik dengan menyemprotkan air menggunakan sprayer ataupun menutup kandang jangkrik menggunakan karung goni yang telah dibasahi.

Pemberian pakan jangkrik

Cara Ternak Jangkrik

Sesaat setelah telur jangkrik menetas langkah berikutnya ialah dengan memberikan makanan, untuk jangkrik yang baru menetas usia 1 sampai 10 hari bisa diberi makanan ayam / voor. Selanjutnya setelah usia jangkrik melewati 10 hari, anda bisa memberinya makanan berupa jagung muda, sayur sayuran,umbi umbian seperti singkong ataupun jagung kering yang telah digiling halus.

Memelihara kandang jangkrik

Pastikan kandang pembesaran jangkrik ini tetap terjaga kebersihan, kelembaban serta kesehatannya, begitu juga terhindari dari hama pengganggu seperti semut dan tikus yang biasanya akan memakan si jangkrik.

Periksa secara berkala cairan air/minyak tanah yang ada didalam mangkuk pada ke empat kaki kandang, bila volume nya berkurang segeralah isi kembali.

Pemanenan budidaya jangkrik

Ada dua hal yang bisa anda panen dari kegiatan budidaya jangkrik ini, yang pertama adalah memanen telurnya, dan yang kedua adalah memanen jangkrik dewasa.

Untuk harga jual lebih mahal telurnya dibandingkan dengan jangkrik dewasa. sebab telur telur ini biasanya dijual kepada calon peternak lain yang tertarik untuk ikut mencoba budidaya jangkrik.

Demikian artikel dari duniapeternakan.com semoga bermanfaat dan ternaknya selalu berhasil.