Cara Ternak Burung Lovebird : Persiapan Tempat, Induk, Ciri dan Penjodohannya

Posted on

Persiapan Tempat Budidaya Lovebird

Cara Ternak Burung Lovebird – Sebelum anda berusaha ingin melakukan budidaya lovebird, hal pertama yang harus anda dilakukan ialah persiapan sarana serta prasarana, dalam hal tersebut adalah persiapan tempat maupun kandang untuk lovebird.

Baca Juga : Cara Ternak Burung Kutilang

Anda tentunya dapat dengan mudah mendapatkan sangkar burung lovebird yang terdapat dipasaran.

seperti gambar di bawah ini


Umumnya, kandang yang biasanya dipakai untuk melakukan budidaya burung lovebird ialah yang terbuat dari besi serta berukuran persegi panjang. Tetapi, anda tentunya dapat memakai kandang jenis apa saja dengan bentuk yang sesuai dengan selera anda.

Glodok merupakan kandang khusus yang biasanya dipakai untuk memeliharaan lovebird karena pada habitat asalnya, burung lovebird sendiri memiliki sifat alami yakni untuk membentuk sarang serta mengerami telur.

Jadi pada dasarnya, glodok ialah modifikasi kandang yang dibuat supaya menyerupai habitat alami dari burung lovebird sendiri. Harga dari glodok ini sebenarnya sangat lah relatif murah dipasaran, dan anda juga dapat membuatnya secara manual tentunya.

Memilih Indukan Lovebird

Hal kedua yang perlu dilakukan setelah persiapan tempat ialah memilih indukan jantan serta betina yang pas untuk di lakukan perkembangbiakan. Hal tersulit didalam proses ini tentunya untuk membedakan lovebird yang jantan dengan lovebird betina.

Bagi para pemula tentunya hal yang sangat sulit dan bahkan perlu latihan khusus untuk membedakan mana jenis kelamin dari lovebird ini.

Baca Juga : Cara Ternak Yellow Side Conure Dengan Mudah

Karena jika hanya dari tampilan fisik saja tentu akan lebih sulit, tetapi berikut telah kami rangkum beberapa pedoman khusus supaya anda dapat membedakan jenis kelamin dari lovebird tersebut dengan mudah.

Selain dari menentukan perbedaan jenis kelamin anda pun juga harus lah mengetahui usia optimal burung lovebird untuk berkembang biak. Sang betina akan optimal serta matang pada saat usia 1 tahun sedangkan lovebird jantan telah siap pada usia 8 bulan.

1.Ciri-Ciri Dari Lovebird Jantan:

  • Saat bertengger maka posisi kaki pada lovebird jantan akan lebih rapat serta tidak terlalu berjarak.
  • Ujung sayap dari lovebird tersebut jantan akan menyatu serta seperti membentuk hurif “v”.
  • Tulang pubisnya pun akan terasa lebih keras serta jaraknya akan lebih kecil maupun menyempit jika diraba.
  • Ekor lovebird pada jantan pun akan lebih runcing
  • Paruh pada lovebird jantan akan lebih kecil serta runcing.
  • Lubang hidung dari lovebird jantan akan terlihat berbentuk oval dan memanjang.
  • Lebih terlihat ramping serta memiliki bentuk bulu yang kurang tegas
  • Memiliki warna bulu yang lebih kontras serta mencolok.
    seperti gambar di bawah ini

√ Cara Ternak Burung Lovebird : Persiapan Tempat, Induk, Ciri dan Penjodohannya

2.Ciri – Ciri Lovebird Betina :

  • Posisi kaki sang betina pada saat bertengger akan lebih renggang maupu berjarak lebar.
  • Ujung sayapnya tidak menyatu dan seakan mebentuk huruf “u”.
  • Ekor lovebird betina pun akan lebih rata
  • Paruhnya lebih lebar serta besar
  • Lubang hidungnya akan terlihat berbentuk bulat
  • Lebih berat serta besar ketimbang yang jantan dan juga bentuk bulu lebih tegas
  • Tulang pubis nya akan terasa lebih lembek, elastis serta berjarak.
  • Memiliki warna yang lebih agak kusam

Lalu, kamu juga bisa mencoba Cara Budidaya Kelinci

3. Persiapan Perjodohan

Sebelum dimulainya musim kawin serta melakukan perkembangbiakan burung lovebird. Anda pun terlebih dahulu mengharuskan untuk melakukan proses perjodohan.

Sesuai dengan temanya, proses ini merupakan proses dimana anda harus saling mengenalkan indukan jantan serta betina yang telah anda pilih sebelumnya. Dekatkan kedua jenis indukan itu supaya mereka dapat lebih akrab dan mengenali satu sama lain.

seperti gambar berikut

√ Cara Ternak Burung Lovebird : Persiapan Tempat, Induk, Ciri dan Penjodohannya
Anda bisa saja melakukan penjemuran mereka secara bersamaan dan ini diyakini dapat mempercepat proses perjodohan yang sedang berlangsung. Sebaiknya sebelum adanya proses tersebut, anda tidak boleh mencampur semua burung lovebird didalam satu kandang.

Karena dapat memicu terjadinya perkelahian. Burung lovebird biasanya suka menyerang didaerah kaki sampai timbul kecacatan ataupun bahkan luka di kaki mereka.

4. Proses Perkembangbiakan

Setelah proses perjodohan sudah selesai serta induk lovebird sudah siap untuk melakukan proses perkembangbiakan maka masukkanlah burung – burung itu kedalam sebuah sangkar yang sama. jangan lupa untuk masukkan glodok kedalamnya dan juga serpihan kayu, ranting serta pasir halus.

Mengingat para lovebird memiliki sifat alami yakni membangun sarang mereka dan bahan – bahan itu lah biasanya dijadikan sarana untuk pembangunan sarang. Lovebird yang betina akan lebih aktif dalam membangun sarang jika dibandingkan dengan lovebird jantan.

Setelah proses pembuahan sudah terjadi maka lovebird betina pun akan menghasilkan 4 ataupun 5 butir telur.

Hal ini ialah jumlah telur normal sang lovebird, tetapi jika lovebird anda bertelur kurang dari jumlah itu dapat dikatan tidak normal. Tetapi hal ini kerap terjadi juga bagi para induk lovebird yang masih belajar bertelur.

5. Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses perkembangbiakan selesai serta telah menghasilkan telur, maka lovebird yang betina akan mulai mengerami telur – telur tersebut.

Ketika sang induk sedang mengerami telur – telurnya anda hanya lah membutuhkan waktu sekitar 22 sampai 25 hari sebelum telur itu menetas dan menghasilkan anakan dari lovebird.

seperti gambar berikut

√ Cara Ternak Burung Lovebird : Persiapan Tempat, Induk, Ciri dan Penjodohannya
Namun jika sampai sekitar 26 hari telur tersebut tidak kunjung menetas maka anda pun di wajibkan untuk memerikasa telur itu.

Bisa jadi itu merupakan telur yang gagal ataupun kopyor yaitu tidak akan pernah menetas. Singkirkanlah telur itu jika memang tidak bagus. Hal ini dilakukan supaya lovebird dapat kembali bertelur.

6. Pemberian Makan Anakan dan Induk Lovebird

Makanan para lovebird biasanya ialah millet putih, millet merah dan juga bahkan biji bunga matahari. Biasanya hanya diberikan sekitar 7 sampai 10 biji saja.

Sedangkan tempat makan untuk lovebird harus lah selalu rutin di bersihkan tiap hari supaya terhindar dari berbagai penyakit, bersihkan lah dari sisa – sisa biji yang mereka makan. Minumannya juga harus rutin di ganti di tiap harinya supaya tidak mudah terjangkit penyakit juga.

Lovebird yang sedang memberi makan ataupun merawat anaknya pun juga sebaiknya diberikan ekstra fooding supaya nutrisinya lebih optimal. Berikanlah jangung muda serta kangkung tiap harinya.

Baca Juga : Cara Ternak Burung Tekukur

Nutrisi sangat dibutuhkan untuk para anakan lovebird sehingga anda juga harus pertimbangkan untuk memberi vitamin yang akan dicampur dengan minuman. Para lovebird yang jantan biasanya akan melakukan penyuapan terhadap anaknya.

Anda dapat melakukan penyapihan terhadap anakan lovebird yakni dengan campuran makanan bayi dan campuran air secukupnya. Gunakanlah jarum suntik ataupun sendok kecil didalam proses ini.

Demikianlah artikel dari duniapeternakan.com semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya. Terimakasih