√ Cara Ternak Ayam Potong : Pemberian Pakan, Cara Merawat dan Pembuatan Kandang

Diposting pada

Ayam potong ataupun sering disebut juga dengan ayam broiler ialah salah satu jenis ayam yang dimanfaatkan terutama dagingnya, sehingga ayam ini juga sering disebut sebagai ayam pedaging. Sebelum anda memulai berternak ayam ini sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja yang di perlukan. Terdapat beberapa hal yang harus di perhatikan supaya usaha Anda akan berkembang serta menguntungkan nantinya, berikut ini ialah penjelasannya .

A. Pembuatan kandang

seperti gambar berikut


1.Melakukan perizinan serta mengatur tata letak kandang. Di usahakan jarak kandang dengan pemukiman yakni minimal 100 meter.
2.Di usahakan dekat dengan sumber air
3.Beri lah lampu yang cukup untuk mengatur pencahayaan serta mengatur agar suhu lingkungan tetap hangat.
4.Beri celah udara supaya udara segar bisa masuk ke dalam kandang tersebut.
5.Buat sekat serta litter yang cukup
6.Berikan tempat makan serta minum untuk ayam

B. Pemilihan bibit ayam potong

1. Pilihlah bibit ayam yang sehat sama sekali tidak sakit
2. biasanya akan aktif bergerak
3. tidak terdapat tidak cacat
4. akan terlihat gemuk
5. Memiliki bulu yang sangat bagus ataupun mengkilat
6. Kondisi hidung yang bersih tidak sama sekali kotor
7. Memiliki mata yang sangat tajam ataupun tidak sayu
8. Pilihlah bibit ayam yang mempunyai lubang kotoran ataupun anus yang bersih
seperti gambar berikut


C. Pemberian pakan pada ayam potong

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam tersebut, Anda harus lah memperhatikan kandungan yang terdapat di dalam pakan supaya ayam yang dihasilkan akan lebih sehat dan memiliki berat badan yang ideal. Pilihlah pakan yang sudah mengandung karbohidrat, vitamin, protein, mineral, serta lemak.
seperti gambar di bawah ini

Jenis pakan yang akan digunakan di peternakan ayam biasanya terdiri dari 2 jenis yakni pakan pabrik ataupun pakan buatan sendiri. Untuk jenis pakan pabrik biasanya akan dibedakan menjadi 2 tahapan yaitu :

1. Tahap pembesaran

pada tahap ini biasanya ayam yang masih berumur antara 1 sampai 20 hari. supaya proses pembesaran ayam broiler berlangsung sesuai dengan apa yang kita harapkan maka gunakan lah pakan dengan kandungan protein ya minimal 23 % untuk menunjang tumbuh serta kembangnya. Karena pada umur tersebut ayam akan mengalami pertumbuhan yang sangat lah cepat.

2. Tahap penggemukan

Tahap penggemukan ialah ayam yang berumur di atas 20 hari. Pada umur ini ayam akan membutuhkan protein lebih sedikit yakni sekitar 20 %, selain protein ayam pada umur ini juga sangat lah membutuhkan karbohidrat, lemak, mineral, serta vitamin untuk menambah kan berat badannya.

D. Pemberian vaksin kepada ayam potong

Pemberian vaksin pada ayam potong adalah langkah awal yang harus di ambil untuk mencegah masuknya suatu penyakit di dalam tubuh ayam. Sebelum nya apa yang di maksud vaksin? Jadi vaksin adalah suatu mikroorganisme penyebab sakit yang telah dilemahkan atau sudah dimatikan serta bersifat imunogenik yang bermaksud mampu menstimulasi atau merangsang pembentukan imun didalam tubuh. Dalam proses pemberian vaksin maupun yang dikenal dengan istilah vaksinasi dapat dilakukan dengan cara mencampurkan vaksin tersebut dengan air minum, vaksinasi tetes, serta vaksinasi suntik. Sebelum melakukan vaksinasi terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut ini penjelasannya.

1. Cara penyimpanan vaksin yang baik

a.Simpanlah vaksin di tempat refrigerator dengan suhu antara 2 sampai 8 derajat celcius, jangan simpan pada bagian freezer
b.Hindarkan vaksin dari panas serta sinar matahari secara langsung
c.Jauhkan dari jangkauan terhap anak – anak
d.Jika vaksin akan di angkut ke tempat yang agak jauh, tempatkan vaksin yang memiliki sifat isolasi yang baik terhadap suhu di lingkungan luar. Wadah yang tepat yakni termos ataupun kotak sterofoam, jangan lupa di beri es di dalam wadahnya

2. Situasi serta kondisi yang perlu diperhatikan sebelum pemberian vaksin

a.Jenis vaksin yang ingin digunakan, dosis, lihat tabel kadaluarsanya, serta waktu untuk memebrikan vaksin harus tepat
b.Sebelum memberikan vaksin, pastikan ayam tersebut dalam kondisi sehat
c.Hindari vaksinasi disaat cuaca ataupun suhu udara panas. Suhu yang diperbolehkan yakni maksimal 29 derajat celcius
d.jauhi penggunaan dari wadah berbahan logam, disarankan untuk menggunakan wadah yang berbahan plastik
e.Gunakan air yang baru, bersih, segar, terbebas dari klorin, desinfektan, dan memiliki pH antara 6,5 – 7,5
f.Tempat vaksin serta alat vaksinasi harus segera dibersihkan setelah digunakan. Cuci dengan menggunakan air yang mengalir tanpa terdapat tambahan klorin dan desinfektan
g.Setelah di beri vaksinasi sebaiknya segera beri suplemen ataupun multivitamin agar ayam tidak mudah stres

E. Cara merawat ayam potong

1.Minggu pertama ( 1 sampai 7 hari )

Pindahkan anak ayam ataupun DOC ke tempat pemanas atau indukan kemudian beri lah air minum hangat dan gula (hari ke 1). Untuk hari ke 2 serta seterusnya bisa menggunakan air biasa. Berilah pakan awal untuk DOC yajni berbentuk butiran – butiran kecil atau crumbles. Jumlah pakan yang harus diberikan minimal 13 gram untuk per ekor atau 1.3 kg untuk kebutuhan 100 ekor ayam. Sedangkan vaksinasi yang pertama kalinya di gunakan lakukan pada saat hari ke 4.

2.Minggu kedua ( 8 sampai 14 hari )

Pada minggu kedua masih membutuhkan pengawasan tetapi jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan minggu pertama. Pemanas sudah bisa diturunkan suhunya. Pakan yang diperlukan pada minggu kedua yakni 33 gr per ekor ayam ataupun 3.3 kg per 100 ekor ayam.

3.Minggu ketiga ( 15 sampai 21 hari )

Pada di saat siang hari pemanas pun sudah bisa dimatikan. Jumlah pakan yang dibutuhkan ialah 48 gr per ekor ayam. Vaksinasi kedua kembali dilakukan pada saat minggu ini khususnya saat menjelang akhir minggu atau menjelang hari ke 21.

4.Minggu keempat ( 22 sampai 28 hari )

Pemanas sudah bisa dihilangkan, karena pada saat ini bulu ayam sudah mulai lebat serta cukup untuk menghangatkan tubuhnya. Pakan yang dibutuhkan ialah 65 gr per ekor ayam. lakukan sampai berat badan ayam pada hari ke 28 untuk mengetahui serta mengontrol pertumbuhan ayam. berat badan ayam yang sangat normal pada umur ini ialah sekitar 1.25 kg.

5.Minggu kelima ( 29 sampai 35 hari )

Jumlah pakan yang dbutuhkan semakin banyak yakni 88 gr per ekor ayam. menjelang umur ke 35 hari lakukan sampai berat badan kembali, berat badan yang ideal ialah 1,8 kg sampai 2 kg. Karena kotoran ayam yang semakin banyak, maka perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai agar lantai tetap kering.

6.Minggu keenam ( 36 sampai 42 hari )

Pada umur ini ayam pun sudah siap untuk di panen. Lantai harus dijaga agar tetap kering serta senatiasa menjaga kebersihan kandang. Pada umur sekarang ini berat ayam sudah bisa mencapai 2.25 kg bahkan bisa lebih.

Demikianlah artikel dari duniapeternakan.com mengenai √ Cara Ternak Ayam Potong : Pemberian Pakan, Cara Merawat dan Pembuatan Kandang, semoga artikel ini bermanfaaat bagi anda semuanya.

baca juga :

[irp posts=”132″ name=”√ Cara Ternak Kelinci : Jenis, Bibit, Cara Membedakan Jantan Betina”]

[irp posts=”127″ name=”√ Cara Budidaya Jangkrik : Gampang, Untuk Pemula dan Efektif”]

[irp posts=”120″ name=”√ Cara Ternak Kroto Dengan Mudah”]

[irp posts=”100″ name=”√ Cara Budidaya Ikan Cupang”]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.