Cara Merawat Burung Perkutut Agar Tetap Bagus Performanya

Diposting pada
Rate this post

Tips Merawat Burung Perkutut

Cara Merawat Burung Perkutut – Burung merupakan salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara oleh masyarakat di seluruh dunia, salah satunya adalah burung perkutut. Di Negara Indonesia terdapat burung perkutut yang sering disebut sebagai perkutut jawa. Perkutut jawa yang mempunyai nama latin sebagai Geopelia striata merupakan spesies burung dalam suku Columbidae, dari genus Geopelia yang termasuk ke dalam jenis burung pemakan bijian. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan apabila burung ini juga memakan serangga di habitat aslinya.


10 Cara Merawat Burung Perkutut Agar Tetap Bagus Performanya


Perkutut jawa sering disebut juga dengan perkutut lokal yang memiliki ukuran tubuh sekitar 21 cm (berukuran cukup kecil) dengan tubuh yang kecil dan ramping serta ekor panjang. Memiliki kepala dengan bulu abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, bulu pada punggung berwarna coklat dengan tepi hitam. Bulu pada sisi terluar ekor berwarna kehitaman dengan ujung putih. Iris dan paruh yang dimiliki oleh perkutut lokal berwarna abu-abu biru sedangkan kakinya berwarna merah jambu tua. perkutut lokal biasa hidup dengan berpasangan atau membentuk kelompok kecil dan makan langsung dipermukaan tanah atau berkumpul untuk minum di sumber air.

Biasanya sarang yang dimiliki oleh perkutut lokal terbuat dari ranting-ranting dan berbentuk datar serta tipis. Telurnya berwarna putih, umumnya berjumlah 2 butir dengan berbiak pada bulan Januari hingga September. Bagi mereka yang menggemari burung, termasuk burung perkutut pastinya telah mengenal dan mengetahui suara yang dimiliki oleh burung perkutut lokal. Burung ini memiliki suara yang relatif kecil dan tipis apabila dibandingkan dengan perkutut Thailand atau sering disebut dengan perkutut Bangkok. Maka tidak jarang apabila banyak orang yang memilih perkutut Bangkok sebagai burung aduan.


Cara Merawat Burung Perkutut


Meskipun perkutut lokal hanya memiliki suara yang kecil dan monoton, namun banyak orang yang ingin memeliharanya karena memiliki beberapa mitos. Mitos yang dimiliki oleh perkutut lokal, yaitu dapat memberikan kesuksesan, kedamaian, dan ketenangan hidup bahkan ada juga yang mendatangkan kesialan. Begitu juga perkutut dengan jenis yang lainnya, masing-masing memiliki mitos yang dikaitkan dengan hal goib. Apabila anda ingin memelihara burung perkutut yang memiliki kicauan bagus, maka berikut ini terdapat beberapa tips Cara Merawat Burung Perkutut.


1. Dimandikan secara rutin


Sama halnya seperti burung yang lain, burung perkutut juga perlu dimandikan secara rutin agar bulunya tetap mengilat dan tidak berkutu. Untuk memandikannya dengan cara disemprot memakai semprotan atau spray dengan lubang yang paling halus.


2. Dijemur di pagi hari


Apabila telah dimandikan, burung perkutut juga harus di jemur secara teratur pada jam 7 pagi hingga 10 pagi. Penjemuran ini bertujuan agar burung tetap sehat dan berstamina serta tidak mudah terserang penyakit.


3. Memberikan makanan yang bergizi


Cara Merawat Burung Perkutut selanjutnya yaitu dengan memberikan makanan bergizi. Makanan yang diberikan haruslah makanan burung yang mengandung protein tinggi dari pabrik ataupun makanan yang diracik sendiri. Apabila anda memberikan makanan hasil dari racikan sendiri, dapat terdiri dari campuran milet, jewawut, dan biji godem. Umumnya makanan lain yang sering diberikan yaitu tumbukan beras merah, ketan hitam, dan juga jagung. Semua bahan makanan tersebut memiliki kandungan gizi yang baik bagi burung.


4. Memberikan vitamin, jamu khusus atau makanan tambahan


Tidak hanya memberikan makanan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun burung perkutut juga membutuhkan multivitamin. Hal ini dimaksudkan agar hormone testosteronnya meningkat, sehingga burung akan semakin gacor dalam berkicau dan mempunyai daya tahan tubuh yang kuat serta tahan mental. Selain itu, berikan jamu khusus atau makanan tambahan agar kualitas burung perkutut semakin maksimal. Jamu khusus bagi burung perkutut dapat dibuat langsung oleh pabrik, sedangkan makanan tambahan yang perlu diberikan yaitu ulat hongkong atau kroto.


5. Membuat suasana yang nyaman di sekitar sangkar


Pemberian makanan serta vitamin bagi burung perkutut sangatlah penting, namun hal lainnya yang perlu diperhatikan yaitu suasana yang ada di sekitar sarang. Apabila anda menginginkan kulitas fisik serta suara burung perkutut semakin baik dan prima maka sediakan susasan sangkar yang ramah dan nyaman.


Cara Membedakan Burung Perkutut Jantan dan Betina


Burung perkutut yang rajin berkicau yaitu burung perkutut jantan. Meskipun suara burung perkutut lokal hanya kecil dan tipis, namun banyak yang ingin memelihara burung tersebut. Apabila anda sulit dalam membedakan burung perkutut jantan dan betina, perhatikan beberapa cara membedakannya berikut ini:


1. Meraba tulang sumpit


Tulang sumpit pada burung merupakan tulang yang berada di area dubur. Burung perkutut jantan mempunyai tulang sumpit yang keras dan sempit sedangkan burung perkutut betina sebaliknya.


2. Memperhatikan ukuran kepala


Ukuran kepala burung perkutut jantan lebih besar dibandingkan dengan burung perkutut betina.


3. Memperhatikan bentuk dan ukuran bola mata


Pada bagian bola mata pada burung perkutut jantan bola matanya lebih menonjol serta memiliki pandangan yang tajam. Sedangkan burung perkutut betina memiliki bola mata yang tidak menonjol dan cenderung masuk ke dalam.


4. Melihat ukuran tubuh


Sedangkan apabila dilihat dari ukuran tubuh, perkutut jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkaan dengan perkutut betina.


5. Mendegarkan suara


Dari sisi suara, burung perkutut jantan memiliki suara yang lebih besar dibandingkan dengan perkutut betina.

Nah, itulah Cara Merawat Burung Perkutut serta cara membedakan jenis kelaminnya. Selain memiliki suara yang merdu ternyata beberapa burung perkutut memiliki mitos yang telah dipercaya sejak dahulu. Semoga ulasan tersebut dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua.


Baca Juga :