Cara Menanam Alpukat Menggunakan Biji (Generatif)

Posted on

Cara Menanam Alpukat

Cara Menanam Alpukat – Alpukat atau yang memiliki nama latin Persea americana adalah salah satu buah yang populer di seluruh penjuru dunia dan mudah kita dapatkan.

Daging buah apukat memiliki berwarna kuning atau kuning kehijauan, strukturnya lunak tebal sehingga banyak digemari. Tak kalah rasanya yang enak, alpukat  pun memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan alpukat sendiri dapat menurunkan berat badan.

Alpukat pun mengandung lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi. Buah alpukat juga memiliki kandungan vitamin yang baik untuk tubuh, vitamin yang terkandung dalam buah alpukat tersebut antara lain : A, B, C, E, dan K dan juga mengandung karbohidrat,

protein, folat, hingga magnesium sehingga baik untuk kesehatan. Manfaat lain dalam buah alpukat yaitu dapat menurunkan korestrol dan juga dapat mencegah penyakit diabetes.

Baca Juga : Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Banyak Di Kebun Untuk Pemula

Dengan segudang manfaat tersebut banyak orang yang memburu buah ini. Namaun banyak orang juga yang tidak berminat untuk berbudi daya tananman tersebut dan memilih untuk membeli langsung ke penjual karena lamanya pembuahan pada alpukat sendiri sekitar 5-15 tahun dan itu tergantung dari jenis alpukat yang ditanam dan perawatannya.

Sebenarnya pembuahan alpukat ada yang memiliki waktu yang tidak begitu lama tergantung bagaimana kita merawat dan memilih bibit, bibit yang berkualitas akan menghasilkan pertumbuhan alpukat yang cepat dan pembuahan yang cepat dan membutuhkan 3-4 tahun saja. Dan berikut langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya alpukat dengan dari Biji (Generatif) yaitu:

Menyemaikan Biji Alpukat di Air

Seperti gambar diatas sebelum kita menyemai (menanam) biji alpukat sebaiknya teman-teman menyipkan bahan-bahan yang diperlukan dalam proses penyemaian biji. Agar nantinya pohon dan buah yang dihasilkan akan memuaskan dan sesuai denga prediksi. Berikut adalah langkah-langkahnya

  1. Buah alpukat yang digunakan untuk menyemai (menanam) Pilih buahlah buah Alpukat yang sudah tua, matang dan lembut. Setelah itu potonglah buah alpukat secara melingkar lakukan dengan hari-hati agar tidak merusak biji buah alpukat tersebut. Setelah itu cucilah dagung buag yang menempel pada biji sampai dengan bersih.
  2. Didalam buji alpukat terdapat ujung sisi yang berbeda. Yang pertama Ujung sisi yang kecil merupakan bagian atas tempat tumbuh batang dan daun. Dan ujung sisi yang besar dan lebih luas adlah tempat akar atau bagian bawah.
  3. Letakkan biji alpukat dalam wadah yang berisi air dengan memerhatikan posisi bagian atas dan bawah biji alpukat tersebut. Pastikan biji Alpukat hanya terendam setengah bagian saja.
  4. Wadah diletakkan di tempat yang kena cahaya matahari secara langsung. Pastikan air tersebut merendam bagian bawah biji alpukat tersebut. Jika air berkurang, maka tambahkan air hingga biji tetap terendam namun setengah bagian saja.
  5. Umumnya, biji mulai terlihat retak sekitar 2-3 minggu. Akar terlihat mulai tumbuh sekitar 3-4 minggu.
  6. Ketika akar mencapai 5-7 cm, dan batang juga mulai tumbuh, maka bibit siap untuk dipindahkan dan ditanam di tanah.
  7. Lubang tanam untuk pohon Alpukat dibuat dengan ukuran (60×60)cm dan dalam (60-80)cm.

Jika kita menanam dalam julah yang banyak, ukuran lubang tanam harus dibuat dengan jarak (6×6) m. kemudian isi lubang dengan pupuk organik atau pukuk kandang sampai dengan 2/3, dan biarkan terlebih dahulu lubang selama 3-4 minggu agar pupuk kandang atau pupuk organik tersbut meresap ke tanah.

Menanam Bibit Pohon Alpukat

  1. Sebelum melakukan proses pindah lahan tanam, buat lubang tanam dan lakukan penyiram terlebih dahulu dengan menggunakan GMD Black Bos sebanyak 1 kg yang dicampur 100 liter air. Proses penyiraman  pada lubang tanam yaitu agar tanaman alpukat dapat terbebas dari serangan penyakit tular tanah seperti layu, busuk, bercak daun, dll.
  2. Bibit dikeluarkan dari botol dengan cara angkat tunas atau bisa juga dengan menggunting botol. Lakukan dengan hati-hati agar bibit tidak rusak.
  3. Bibit ditanam sebatas pangkal batang/leher batang. Akar bibit tidak boleh menggerombol pada satu sisi, oleh karena itu atur agar menyebar ke semua arah. Perhatikan posisi bibit, bibit diarahkan tegak lurus agar tanaman tumbuh dengan baik.
  4. Tanah galian dimasukkan ke dalam lubang tanam dan tanah disekitarnya dipadatkan sehingga bibit berdiri kokoh. Selanjutnya bibit disiram agar bibir segera tumbuh.

Merawat Tanaman Pohon Alpukat

Perhatikan gambar diatas jika kita ingin mendapatkan hasil buah alpukat yang memuaskan maka perawatan sangat dibutuhkan untuk menjaga pohon dari hama yang dapat merusak pohon dalam proses pembuahan. Hama juga akan mempengaruhi hasil buahnya. Akan terlihat buah yang benar-benar dirawat dengan buah yang dibiarkan begitu saja. Pemberian pupuk pun sangat di anjurkan karena pupuk akan memberikan kesuburan ke pda pohon sehingga hasil yang diperoleh akan memuaskan. Berikut langkah-langkah dalam perawatan tanaman pohon alpukat. Dengan cara ini maka hasil yang akan di dapat nantinya akan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

  1. Penyiraman

Penyiraman adalah proses yang harus dilakukan agar pohon alpukat menyerap unsur hara yang terdapat di Tanah untuk kebutuhan pertumbuhan pohon. Penyiraman pohan alpukat tersebut minimal 1 kali sehari pada pagi dan sore hari,  penyiraman teratur dilakukan pada musim kemarau jika musim hujan tidak perlukan.

2. Penyiangan

Gulma atau tanaman pengganggu yang hidup di sekitar pohon alupukat akan menggu pertumbuhan pohon alpukat serta dapat membawa bibit penyakit, merebut unsur hara dan nutrisi dari tanah yang harus diserap oleh pohon alpukat tersebut. Karena itulah, penyiangan atau pembersihan lahan dari tanaman gulma dilakukan secara teratur.

3. Pemupukan

Pemupukan yang dilakukan secara rutin dapat membuat pohon tumbuh dengan subur dan buah yang dihasilkan akan memiliki kulit yang tebal. Berikan pupuk sesuai dengan perkembangan tumbuhan. Berikut cara pemberian pupuk yang baik dan benar :

  • Pada tahap persiapan awal penanaman pohon alpukat ada baiknya Anda mencampur media tanam dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • Diamkan media tanam yang telah dicampur tersebut selama kurang lebih 1 minggu agar unsur hara dan nutrisi dalam pupuk terserap rata oleh Tanah.
  • setelah pohon alpukat bertumbuh, berikanlah pupuk lanjutan berupa pupuk N, K, serta KCL demi merangsang pertumbuhan buah pada pohon alpukat.

Pohon alpukat jika penanamannya langsung tanpa sambung pucuk atau cangkok biasanya berbuah pada usua 10-15 tahun. Akan tetapi, jika penanaman yang dilakukan melalui biji dan sambung pucuk atau ditanam melalui sistem vegetatif, maka berbuah di usia 5-8 tahun, itu juga akan tergantung pada perawatan pohon alpukat yang dilakukan setelah tanam. Pemanenan buah alpukat dianjurkan dengan memotong atau menggunting tangkai buah alpukat agar buah yang dihasilkan memiliki daging yang tebal dan pohon pun tidak terlalu tinggi dan ini sangat memudahkan petani dalam memanen buah alpukat.