Merak Hijau – Apa yang anda ketahui tentang Merak Hijau : Cara Ternak Merak Hijau,Harga Merak Hijau

Posted on

Merak Hijau

Merak Hijau

Ada berbagai jenis burung merak di penangkaran Mahasvin Farm. Selain memiliki kandang di rumahnya, Om Aswin juga bekerja dengan mitranya yang telah menerima pengetahuan tentang cara memelihara burung merak.

Baca Juga : Cara Ternak Jalak Suren

Perlu diingat, merak hijau Jawa (Pavo muticus) adalah plasma nutfah asli Indonesia, dan bertekad untuk menjadi hewan yang dilindungi. Sedangkan untuk burung merak lainnya, termasuk burung merak India (Pavo cristatus), dapat dipelihara dengan bebas karena tidak mengandung daftar hewan yang dilindungi di Indonesia.

Sebenarnya, tidak sulit untuk mengambil burung merak seperti yang dibayangkan orang.

Dilihat dari produksi, cara makan, dan siklus hidup, burung merak lebih dekat dengan ayam daripada burung berkicau. Jika Anda berencana untuk memelihara burung merak, perhatikan rasio / perbandingan orang tua pria dan wanita.

Menurut Aswin, rasio ideal adalah 1 pria dengan 3-4 wanita. “Tapi itu semua tergantung pada area kandang. Jika kandangnya cukup besar, jumlah betina bisa dimaksimalkan menjadi empat. Tetapi jika kandang minimal, itu akan cukup untuk 1-2 betina, ‘jelasnya.

1. Kandang penangkaran merak

Bergantung pada situasi dan keadaan, ukuran kandang berbeda dari burung merak. Kandang ternak 3 x 3 m2 dan tinggi 3 meter dapat dikategorikan minimal. Seperti Kandang ini harus diisi dengan jantan dan betina 1-2 Kandang berukuran 5 x 5 m2 (3 meter) dapat diisi dengan 1 ekor jantan dan 3-4 ekor betina.

Kandang diberi Tangkringan untuk digunakan merak selama istirahat dan tidur. Dasar kandang ditutupi dengan pasir, karena merak membutuhkan mineral untuk pencernaan dan persiapan telur.

Baca Juga : Cara Ternak Burung Kenari

Pasir juga berfungsi untuk mengelola tetes merak, memungkinkannya mengering dan pecah dengan cepat.

Jika kotorannya basah dan tidak hancur, dapat menyebabkan penyakit di kandang, terutama bakteri dan jamur. Merak juga suka mandi di pasir, seperti penggunaan burung Branjangan. Mandi pasir dirancang untuk bersantai dan menghilangkan kutu di rambut.

2. Fase produksi merak

Merak memiliki fase produksi sekali per musim. Arti per musim berbeda dari per tahun. Musim produktif Merak hanya berlangsung selama 6 bulan (sekitar Agustus – Februari).

Dalam satu musim, burung merak bisa mengalami 3-4 kali periode pemijahan. Merak biru India bertelur sebanyak 4-8 telur, sedangkan merak hijau Jawa 3-6 telur. Jarak satu telur dan telur berikutnya sekitar 2-3 hari. Masa inkubasi adalah 27-31 hari (rata-rata 28 hari). Merak betina hanya ingin menikah jika dia tertarik pada tarian merak jantan.

Jika Anda tertarik dengan tarian pria, merak betina akan terus berada di sekitar area dansa. Jika sudah siap, betina akan “duduk” mapan.

Inilah saatnya bagi lelaki untuk merangkul, mencumbu, dan menikahinya. Jika kita membiarkan induk induk merak berproduksi secara alami, tentu saja butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan periode pemijahan yang kedua.

Misalnya, 5 telur hijau bertelur. Jarak pemijahan 2 hari, berarti dibutuhkan 10 hari. Masa inkubasi adalah 28 hari, dan periode penitipan anak sampai disapih sekitar 3 bulan. Jadi butuh 4 bulan untuk mendapatkan periode pemijahan kedua.

Nah, Mahasvin Farm memiliki kiatnya sendiri untuk menambah jumlah telur. Setiap kali sang ibu bertelur, Om Aswin akan mengambil telur dari sarangnya.

Induk akan terus bertelur, tanpa punya waktu untuk menetaskan. Biasanya, perlakuan khusus seperti ini bisa membuat induk merak betina dapat bertelur hingga 15-20 telur. “Saya kemudian menetaskan telur menggunakan inkubator.

Anakan yang baru menetas dipindahkan ke kotak pembesaran hangat. Anak ayam merak disimpan sampai mereka berusia tiga atau empat bulan,” katanya.

3. Kebutuhan pakan dan suplemen

Ayam merak diberi makan di voer ayam Bangkok. Alasannya, voer ayam Bangkok memiliki kadar kalsium (Ca) yang lebih tinggi daripada jenis voer lainnya. Sebaliknya voer dengan kandungan protein tinggi (misalnya pakan ayam broiler voer) dihindari.

Sebab, merak akan menjadi gemuk dan sangat berbahaya. Merak yang gemuk bisa mengalami kaki bengkok, dan bahkan terus lumpuh. Seperti burung, burung merak juga membutuhkan makanan tambahan / makanan tambahan (EF).

Om Aswin biasanya memberi EF dalam bentuk jagung, beras merah, kacang hijau, dan kacang tanah.

Baca Juga : Cara Ternak Murai Batu Sukses 100%

Adapun Vitamin dapat diperoleh dari buah-buahan seperti pepaya dan pisang Atau Sayuran hijau dalam bentuk bayam, sawi, dan kangkung. Agar lebih mudah dimakan, sayuran harus dipotong kecil-kecil.

Sebenarnya, merak juga ingin mengonsumsi nasi dan sayuran yang tersisa dari dapur. Namun, karena termasuk hewan yang berbadan mahal dan cantik, ini tidak boleh dilakukan dan Kualitas pakan harus dijaga agar daya tahan, produktivitas, dan warna bulu merak semakin terkonsentrasi.

Untuk alasan yang sama, Peternakan Mahasvin secara rutin menyediakan suplemen merak. Setiap hari, makanan / minuman diberikan Probiotik EM4. Kemudian setiap dua minggu, merak disuntik dengan vitamin B kompleks, sehingga sistem kekebalan dan nafsu makannya kuat.

Sistem kekebalan merak menjadi sangat kuat, sehingga jarang terserang penyakit seperti ayam pada umumnya. Kalau merak sakit, biasanya hanya masuk angin, ingus. dan mendengkur, terutama karena faktor cuaca, “tambahnya.

4. Omset penjualan Rp 250 juta per bulan

Membesarkan burung merak adalah bisnis yang menyenangkan dan menggiurkan. Disebut menyenangkan, karena hati terasa tenang, bahagia, bahagia, dan takjub melihat keindahan tubuh dan bulu-bulu merak. “Kita bisa lebih bersyukur atas kebesaran Tuhan,” kata Om Aswin.

Disebut menggoda, karena memelihara burung merak sangat menguntungkan. Bayangkan, sepasang anak burung merak biru dijual seharga Rp10 juta. Sepasang burung merak biru dewasa dihargai Rp 27 juta – Rp 30 juta. Untuk jenis merak lainnya, harganya bahkan lebih mahal.

Dalam satu musim, burung merak betina di Peternakan Mahasvin dapat bertelur hingga empat kali periode pemijahan. Dalam setiap periode pemijahan, induk betina rata-rata dapat bertelur sebanyak 15 butir.

Peternakan Mahasvin memiliki lebih dari 10 pasang induk merak dari berbagai jenis.

Jika harga terendah diambil dan hasilnya dibagi menjadi 12 bulan, omset bulanan minimum bisa mencapai Rp. 250 juta. Wow Keren!!!
Pemasaran burung merak dilakukan oleh Om Aswin melalui situs web dan media sosial yang berbiaya rendah, tetapi hasilnya maksimal.

Namun Om Aswin juga menawarkan pengadaan hewan ke tempat-tempat wisata sebagai daya tarik yang menarik.

5. Kendala dalam memelihara burung merak

Tentu tidak ada bisnis tanpa hambatan. Paman Aswin pernah mengalami beberapa kendala dan peristiwa yang tidak menyenangkan. Salah satu kendala paling sulit dalam memelihara burung merak adalah polusi suara.

Suara burung merak sangat keras dan berisik, terutama saat bernafsu, jelas sangat mengganggu lingkungan sekitar. Sejak pagi, siang, hingga malam hari, suaranya seperti klakson bus yang membuat kami kaget. Istirahat menjadi terganggu – Merak Hijau

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Kakak Tua

Demikian Artikel dari duniapeternakan.com semoga bermanfaat…Amin….