Cara Sukses Budidaya Ikan Lele Dalam Terpal Untuk Pemula “Hasil Melimpah”

Diposting pada

Tip-Tip Budidaya Ikan Lele Dalam Terpal

Adapun  cara budidaya ikan lele dalam terpal sebagai berikut:

Media Budidaya

Budidaya ikan lele yang dapat mengunakan  tambak , dapat menggunakan media pelastik tambak atau terpal. Cara ini sangat  mudah di aplikasikan  selain itu juga lebih mudah dan praktis  berikut ini merupakan langkah yang harus di perhatikan saat menyiapkan media budidaya adalah:

Pastikan bahwa kolam terpal yang anda buat telah dibersihkan menggunakan sabun terlebih dahulu agar bau lem serta zat kimia beracun yang menempel telah hilang.

Setelah itu keringkan dan diamkan selama seharian penuh tanpa air dan hari berikutnya anda bisa mengisi air hingga setinggi kurang mencapai 25-35 cm.

Diamkan air selama 8-10 hari untuk pembentukan lumut dan fitoplankton, setelah itu kalian bisa menambahkan air dengan ketinggian kurang lebih 70-80 cm.

Setelah air siap kalian juga diharuskan untuk menambahkan beberapa irisan daun pepaya ataupun daun singkong, ini bertujuan untuk mengurangi bau air kolam ketika terjadi penguapan dan setelah itu kalian juga harus menambahkan kembali air kolam setinggi  6 cm dari sebelumnya.

Bibit Ikan Lele

Untuk bibit lele ada 2 cara dalam mendapatkannya, pada cara pertama terbilang lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan cara ke dua. Untuk cara pertama kalian bisa mendapatkannya dengan membeli bibit lele yang sudah siap untuk ditebar di media budidaya.

Dan untuk cara ke 2 ini terbilang sedikit susah karena kalian mendapatkan bibit lele secara langsung dari indukannya dan ini memakan waktu yang cukup lama dengan proses yang cukup sulit. Untuk itu lebih baik jika kalian mendapatkan bibit ikan lele dengan cara pertama. Adapun hal yang harus kalian perhatikan saat memilih bibit lele di pasaran yaitu:

Jika kalian membeli bibit ikan lele, pastikan kalian membeli di toko bibit ikan dengan kualitas baik.

Adapun ciri dari bibit lele yang berkualitas biak yaitu, biak lele memiliki warna yang cerah. Ini menandakan bahwa meraka hidup air serta lingkungan yang baik dan tidak tercemar.

Disarankan untuk mengecek ikan selalu aktif melakukan oksigenasi, agresif dan lincah. Dimana saat didalam air secara berkala bibit muncul di permukaan air untuk bernafas, ini menandakan bahwa mereka sehat dan tidak terserang penyakit.

Tebar Bibit Lele

Setelah kalian melakukan pemilihan terhadap bibit lele yang akan kalian budidayakan berbeda, langkah berikutnya dalam cara budidaya ikan lele dalam terpal yakni kalian sudah bisa mulai menebarkan bibit ikan lele. Dalam menebarkan bibit, ada hal-hal yang harus kalian perhatikan mulai dari jumlah bibit yang kalian tebar hingga cara menebarnya. Untuk lebih rincinya berikut ini penjalasan singkatnya yaitu:

Pertama pastikan bahwa bibit lele telah berukuran 1-2 inci dengan jenis lele yang sama dan perlu kalian ketahui juga perhatikan kapasitas bibit lele yang dapat kalian terbar di kolam kalian.

Siapkan ember berisi air bersih dan masukkan bibit lele yang akan kalian tebar ke dalam emberl selama 30 hingga 50 menit, ini bertujuan agar bibit lele bersih dan tidak membawa zat-zat yang membahayakan di dalam tubuhnya serta dapat beradaptasi dengan air di kolam dengan mudah.

Tebarkan bibit lele ke dalam kolam secara hati-hati agar ikan lele tidak stres, perhatikan kondisi bibit lele hingga memasuki usia 20 hari, sortirlah sebagian lele yang memiliki ukuran tubuh dan panjang yang lebih kecil dari pada yang lain dan pindahkan ke kolam yang lain agar mendapatkan perawatan yang sama sehingga ukurannya bisa sama dengan yang lainnya.

Pemeliharaan Ikan Lele

Agar panen kalian melimpah dan memiliki kualitas yang baik kalian juga harus melakukan langkah pemeliharaan yang tepat. Caranya terbilang mudah dan tidak terlalu memakan waktu kalian hanya harus memberi pakan dengan kualitas bahan yang baik, memperhatikan kondisi air kolam serta memperhatikan kondisi kesehatan iken lele. Dan berikut ini ulasannya secara sederhana dan mudah yaitu:

Untuk pakan yang harus kalian berikan yakni berupa pelet dengan kadar protein minimal sebanyak 35% lemak kurang lebih 12 hingga 16%, karbohidrat maksimal 25% dan vitamin serta mineral. Untuk pemberian pakan sendiri kalian bisa memberikan secara rutin sehari kurang lebih 3 hingga 4 kali tergantung dari banyaknya jumlah ikan serta kebutuhan ikan.

Dan untuk pemberian makanan dan dianjurkan untuk tidak memberi makan secara berlebih karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada ikan lele.

Selain pakan kalian juga harus memperhatikan kondisi air kolam, untuk air karena setiap harinya terjadi penguapan maka kalian disarankan untuk selalu menambahkan air setiap minggunya hingga air mencapai ketinggian 80 hingga 95 cm.

Yang harus kamu  perhatikan adalah warna serta kejernihan air, ikan lele tidak suka dengan air yang sangat jernih. Oleh karena itu kalian harus menjaga air yang kalian alirkan tidak terlalu jernih dan harus berwarna hijau, air yang berwarna hijau sangat baik untuk kelangsungan hidup ikan lele.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi ikan lele kalian, perhatikan jika ada beberapa ekor ikan yang terinveksi virus ataupun sakit, maka kalian dapat mengisolasinya atau kalian juga bisa memberikan obat cair khusus ikan yang bisa kalian dapatkan di toko-toko peternakan atau khusus perikanan.

Panen Ikan Lele

Hal terakhir dari cara budidaya ikan lele dalam terpal yang dapat kalian lakukan yakni panen ikan. Panen merupakan salah satu hal yang terpenting yang kalian nantikan, kalian juga dapat melihat kerja keras melalui hasil panen kalian setelah melakukan langkah-langkah diatas. Dan berikut ini merupakan hal-hal yang harus kalian perhatikan ketika memanen ikan lele yaitu:

Kalian bisa memanen ikan lele jika ikan sudah berusia kurang lebih 90 hari dari masa tebar bibit.

Sebelumnya perhatikan warna iar pada kolam terpal kalian, ciri utama yang dapat kalian perhatikan yakni melalui warna air kolam. Jika air kolam sudah berubah warna menjadi kemerahan, ini artinya ikan lele kalian telah siap untuk dipanen.

Gunakan sarung tangan terlebih dahulu sebelum kalian memanen agar kulit tangan kalian terlindungi dengan baik, kalian bisa menggunakan jaring ataupun serokan besar untuk memanennya.

Jika kalian ingin menjual ikan lele, ikan lele berukuran sedang sangat baik jika dijual di pasar.

Demikian Artikel dari Duniapeternakan.com semoga berhasil..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.