8 Cara Budidaya Burung Lovebird Paling Sukses Untuk Pemula

Diposting pada

Kenapa Harus Burung Lovebird?

Bagaimana caranya? Kamu cukup mencari pegawai yang sudah berpengalaman memelihara Lovebird. Dengan begitu, pekerjaan Anda lebih ringan. Disarankan kamu cukup mengelola bagian kebutuhan harian dalam hal pengeluaran dan pemasukan.

Jenis Burung ini selalu berdekatan dan terlihat sangat menyatu  bahkan antara sesama jenis burung lovebird. Dan sangat unik Perilaku yang memicu mereka untuk dinamai lovebird. Skeunikan- keunikan dari tingkah lakunya dan suara burung tsb, jenis burung ini berasal dari Afrika ini juga memiliki banyak ragam jenis dan warna. warna bulu yang menakjubkan  yang mereka tawarkan akan memberikan daya tarik tersendiri bagi pecinta burung untuk memilikinya dan pengagumnya.

Jenis burung lovebird betinalah yang lebih unggul dalam urusan ngekek dibanding dengan para jantan. Bagai manapun burung  lovebird betina kerap  di bisikan  keluar sebagai pemenang lomba kiacauan dan terbukti dimata pengemarnya

1. Persiapan Tempat Budidaya Lovebird

Yang pertama  anda berusaha untuk melakukan budidaya lovebird, hal pertama yang harus anda lakukan adalah persiapan sarana dan prasarana, dalam hal ini adalah persiapan tempat atau kandang untuk lovebird. Di sarankan Anda tentunya bisa dengan mudah mendapatkan sangkar burung lovebird dipasaran.

Dalam pemilihan kandang Biasanya  kandang yang dipakai untuk melakukan budidaya burung lovebird adalah yang terbuat dari besi dan berukuran persegi panjang. Dan juga anda  bisa memakai kandang jenis apa saja dengan bentuk sesuai dengan selera anda. Sangat disarankan mengunakan glodok

Glodokialah  kandang khusus yang biasanya dipakai untuk pemeliharaan lovebird karena pada habitat asalnya, burung lovebird memiliki sifat alami untuk membentuk sarang dan mengerami telur – telurnya di lubang – lubang pohon. Oleh karna itu pada dasarnya glodokialah modifikasi kandang yang dibuat agar menyerupai habitat alami dari burung lovebird. glodok ini harganya relatif murah dipasaran, sehinga  anda juga dapat  membuatnya secara manual.

2. Memilih Indukan Lovebird

Cara kedua yang perlu dilakukan setelah persiapan tempat adalah memilih indukan jantan dan betina yang pas untuk di lakukan perkembangbiakan. Cara sedikit  sulit dalam proses ini tentunya untuk membedakan lovebird jantan dengan lovebird betina. Pada pemula tentunya  kita pasti mengalami kesulit dan bahkan perlu latihan secarakhusus untuk membedakan jenis kelamin dari lovebird yang akan di budidayakan.

Dan kalau kita Cuma melihat  tampilan fisik tentu akan lebih sulit, ada beberapa pedoman  yang telah  kami rangkum agar anda bisa membedakan jenis kelamin dari lovebird dengan mudah. Cara menentukan perbedaan jenis kelamin kita  juga harus mengetahui usia optimal sang lovebird untuk berkembang biak. Burung jenis  betina akan optimal dan matang pada usia 9 tahun sedangkan lovebird jantan telah siap pada usia 7 bulan.

3. Ciri – Ciri Dari Lovebird Jantan:

Pada Saat bertengger maka posisi kaki lovebird jantan akan lebih rapat dan tidak terlalu berjarak.

Dan sayap dari lovebird jantan akan menyatu dan seperti membentuk hurif ( v) seperti pada gambar diatas.

Sedikit terlihat  Tulang pubisnya akan terasa lebih keras dan jaraknya akan lebih kecil atau menyempit jika diraba.

Dan  Ekor lovebird jantan akan lebih runcing

Burung Paruh lovebird  jantan  terlihat  lebih kecil dan runcing.

Bentuk Lubang hidung dari lovebird jantan terlihat oval dan memanjang.

Dan  terlihat lebih  ramping dan memiliki bentuk bulu yang kurang tegas.

Dan Memiliki warna bulu yang lebih kontras dan mencolok-coklat.

Burung lagbert

4. Ciri – Ciri Lovebird Betina :

Ciri kaki burung  betina tsb  bertengger akan lebih renggang atau berjarak lebar.

Dan Ujung sayap tidak menyatu seakan mem

Lalu Ujung sayap tidak menyatu seakan mebentuk huruf (u) seperti yang terlihat digambar

Ekor lovebird juga memiliki ekor yang lebih rata dibandingkan dengan betina  dan paruh lebih sedikit besar

Dan Lubang hidungnya berbentuknya lebih  bulat

Selanjutnya Lebih berat dan besar ketimbang yang jantan dan bentuk bulu lebih tegas

Selanjutnya Tulang pubis akan terasa lebih lembek dan elastis dan berjarak dan mempunyai warna      kelihatan sedikit kusam

5. Persiapan Perjodohan

Pada saat dimulainya musim kawin dan melakukan perkembangbiakan burung lovebird. Disarankan  terlebih dahulu anda haruskan untuk melakukan proses perjodohan. Dalam proses ini adalah proses dimana anda harus saling mengenalkan indukan jantan dan betina yang telah anda pilih sebelumnya. kedua harus didekatkan  jenis indukan tersebut agar mereka bisa lebih akrab dan mengenali satu sama lain.

6. Proses Perkembangbiakan

Pada saat  proses perjodohan selesai dan induk lovebird telah siap untuk melakukan proses perkembangbiakan maka masukkanlah burung – burung tersebut kedalam sebuah sangkat yang sama. jangan lupa masukkan glodok kedalamnya dan juga serpihan kayu, dan jangan lupa masukan ranting dan pasir halus.

Burung lovebird mempunyai i sifat alami untuk membangun sarang mereka dan bahan – bahan tersebut biasanya dijadikan sarana untuk pembangunan sarang. Burung Lovebird berina akan lebih aktif dalam membangun sarang ketimbang lovebird jantan.

Pada saat  proses pembuahan terjadi maka lovebird betina akan menghasilkan 5 atau 6 butir telur. Dan itu dapat dikatakan jumlah telur tersebut  normal, dan  jika burung lovebird anda bertelur kurang dari jumlah tersebut bisa dikatan kurang  maximal. Jika  hal ini kerap terjadi juga bagi para induk lovebird yang masih belajar bertelur.

7. Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses perkawinan  selesai dan telah menghasilkan telur, maka burung betina akan mulai mengerami telur – telurnya. Kita  harus memastikan kebersihan dari kandang agar proses pengeraman berjalan optimal dan induk betina dapat fokus tanpa adanya gangguan dari luar. Pada saat  sang induk sedang mengerami telur – telurnya anda hanya membutuhkan waktu sekitar 23 hingga 26 hari sebelum telur tersebut menetas dan menghasilkan anakan dari lovebird.

Dan kalau  sampai sekitar 27 hari telur tidak kunjung menetas maka anda di wajibkan untuk memerikasa telur tersebut. Telur tersebut gagal atau kopyor yang tidak akan pernah menetas. Pisahkan  telur tersebut jika memang tidak bagus. ini dilakukan agar lovebird bisa kembali bertelur.

8. Pemberian Makan Anakan dan Induk Lovebird

lovebird biasanya  memakan millet puti, millet merah dan bahkan biji bung matahari. biji bunga matahari adalah pakan yang di gemari oleh para burung lovebird, matahari tersebut  mengandung banyak lemak dan akan menjadikan lovebird kelebihan bobot atau kegemukan. Dan Inilah penyebab kenapa para peternak lovebird biasanya membatasi pemberian biji bunga matahari untuk lovebird.

Dan Biasanya hanya diberikan sekitar 8 hingga 11 biji saja. Dan  tempat makan untuk lovebird harus selalu rutin di bersihkan tiap hari agar terhindar dari berbagai penyakit, disarankan untuk membersihkan dari sisa – sisa biji yangmereka makan. Dan harus rutin memberi minumnya dan rutin  ganti tiap harinya agar tidak mudah terjangkit penyakit pada burung tsb.

Burung Lovebird yang sedang diberi makan atau merawat anaknya juga sebaiknya diberikan ekstra fooding agar nutrisinya lebih optimal. Dapat juga diberi jangung muda dan kangkung tiap harinya. Dan Nutrisi sangat dibutuhkan para anakan lovebird hingga anda juga harus pertimbangkan untuk memberi vitamin yang dicampur dengan minuman. lovebird jantan akan melakukan penyuapan terhadap anaknya. Kita bisa melakukan penyapihan terhadap anakan lovebird dengan campuran makanan bayi dengan campuran air secukupnya. Sangat dianjurkan untuk mengunakan jarum suntik maupun sendok kecil dalam proses ini. Dan ini  harus teliti seperti Cara Budidaya Hamster  anda harus sabar dan teliti dan tidak berputus aasa .

Demikian artike dari Duniapeternakan.com semoga bermanfaat dan berhasil dalam budidaya lovebird…selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.